KISWATUL KABAH (RANGKUMAN GEOGRAFI KLAS 11)
KISWATUL KABAH
Bimbingan belajar gratis matematika dan ilmu agama
Blog : suprilanggongsari.blogspot,com
Wa :
082138855459
===================================================================
RANGKUMAN GEOGRAFI KLAS 11, dari buku Geografi(Dewi
Nurmala) Kemendikbud, materi pokok KEANEKAAN FLORA DAN FAUNA
DI PERMUKAAN BUMI Sub mater : A. Faktor-faktor Geografi yang Memengaruhi Perubahan Flora dan Fauna
1. Biosfer adalah zona dekat permukaan bumi, yang cocok bagi kehidupan
dalam satu bentuk ke bentuk lainnya. Biosfer dapat dibagi menjadi tiga bagian
lingkungan atau biocycle, yaitu air asin (lautan), air
tawar (sungai, danau, dan kolam), dan daratan (tanah dan udara yang bersentuhan
dengan tanah).
2. Faktor-faktor pengaruh
terhadap jenis dan persebaran flora dan fauna adalah : iklim, tanah, relief, makhluk hidup
3. Unsur iklim adalah suhu, udara , angin
4. Tanah, sifat-sifat tanah, seperti
teksturnya, strukturnya, kadar udara dankadar air, suhunya, kadar kimiawi,
serta unsur biologinya sangat menentukan jenis tanaman yang tumbuh di tempat
itu.
5. Perbedaan tinggi rendahnya muka
bumi berpengaruh terhadap angin dan juga suhu. Sedangkan angin dan suhu
berpengaruh terhadap tetumbuhan serta terhadap kehidupan hewan.
6. Campur
tangan manusia terhadap tumbuhan dan hewan dapat berakibat negatif dan positif,
misalnya:
a. penebangan pohon yang sembarangan serta pemburuan
binatang secara liar dapat memengaruhi kelestarian dan keseimbangan alam,
b. manusia dapat mengusahakan penyebaran jenis
tumbuhtumbuhan serta membudidayakannya,
c. manusia pun dapat membantu terhadap kelestarian
hewan, seperti membuat cagar alam dan suaka margasatwa.
7. Sinar akan
banyak diterima pada lintang 23° LU dan 23,5° LS atau pada wilayah tropis
sehingga wilayah tropis adalah wilayah yang paling banyak menerima cahaya
matahari setiap tahunnya jika dibandingkan dengan wilayah lainnya.
8. Kutub merupakan
daerah yang paling sedikit menerima cahaya matahari. Hal ini terjadi karena
bumi berevolusi dan beredar mengelilingi matahari.
9. Iklim
ditentukan oleh faktor letak geografis, intensitas cahaya matahari, ketinggian
tempat dan letak lintang, serta aliran massa udara.
10. Unsur-unsur iklim terdiri dari suhu, curah
hujan, penyinaran,angin, dan kelembapan
11. Setiap ketinggian
100 m, suhu berubah sekitar 0,5° C - 1° C.
12. Semakin
sedikit air, maka akan semakin banyak tumbuhan berjenis xeromorf (tumbuhan
dengan sifat menghambat air), sedangkan untuk daerah yang mempunyai kecukupan
air akan memiliki tumbuhan berjenis mesofita (tumbuhan yang membutuhkan
kecukupan air.
13. Secara
mekanik angin juga dapat menyebabkan terjadinya erosi tanah dan abrasi vegetasi
melalui partikel-partikel yang dibawanya. Dan dari segi fisiologi, dapat
mengurangi kecepatan pertumbuhan dengan mengganti udara yang basah dengan udara
yang kering, dan akibatnya meningkatkan transpirasi.
14. Perbedaan
unsur-unsur iklim yang telah diterangkan di atas menyebabkan adanya
keanekaragaman bioma.
15. Bioma
darat terbagi menjadi bioma gurun pasair, bioma padang rumput,
bioma hutan basah, bioma hutan gugur, bioma taiga, bioma tundra
16. Bioma Gurun Pasir
1) Vegetasi yang hidup, yaitu tumbuhan musiman, segera akan tumbuh jika
hujan turun, umumnya relatif pendek, tetapi bijinya tahan lama; tumbuhan
menahun, dengan ciriciri:
berdaun kecil atau tidak berdaun, berakar panjang, batangnya mempunyai
jaringan sehingga dapat menyimpan air, umumnya terdiri dari bermacam-macam
kaktus.
2) Jenis hewan umumnya bertubuh kecil, hidup di lubang-lubang, dan mencari
mangsa pada
malam/pagi hari. Contohnya kalajengking, ular, kadal, serangga, dan
laba-laba.
17. Bioma
gurun mempunyai curah hujan rata-rata kurang 20 cm setiap tahun dan intensitas
matahari yang tinggi. Gurun memiliki suhu permukaan 60°C selama siang hari.
Gurun merupakan suatu daerah yang memiliki sifat tanah berupa batuan atau lempung,
biasanya mudah pecah-pecah. Sering kali tanah menjadi berkerikil, berpasir,
bergeluh atau berbatu, tetapi selalu bersifat kering.
18. Tumbuhan
gurun beradaptasi dengan berbagai cara seperti memiliki daun yang kecil
(berduri) dan mempunyai akar yang panjang. Dengan struktur seperti itu, tumbuhan
dapat mengurangi penguapan dan mendapatkan air dari tempat yang dalam. Bioma
gurun banyak ditemukan di Sahara Afrika, Gurun Gobi di Mongolia, dan di
Australia.
19. Bioma Padang Rumput
1) Vegetasi yang hidup: di daerah basah (rumputnya
dapat mencapai ketinggian 3 cm, misalnya Blustem dan Indian grasses), di
daerah kering, (rumputnya pendek, misalnya Grama dan Buffalo grasses).
2) Jenis hewan, yaituyang merupakan konsumen primer
herbivora dan bertubuh besar, misalnya bison di Amerika, zebra di Afrika, serta
kanguru di Australia; sebagai predator herbivora, seperti singa dan anjing
liar; dan hewan jenis lain: ular, belalang, rodentina, dan bermacam-macam
burung.
20. Padang
rumput yang terdapat di daerah tropis dan subtropis biasanya berbentuk sabana
yang terdiri dari pepohonan yang tersebar berjauhan
21. Bioma Hutan Basah
1) Vegetasi yang hidup, yaitu tumbuhan berkayu,
tingginya 20 - 40 m dengan cabang dan daun yang lebat, dan membentuk suatu
tudung yang menyebabkan hutan menjadi gelap; tumbuhan perdu, rotan, tumbuhan
epifit, dan higrofit.
2) Jenis hewannya yaitu, yang hidup di atas tumbuhan,
seperti kera, tupai, dan aneka
burung; yang hidup di bawah, seperti babi, kucing
hutan, dan lain-lain; hewan karnivora,
seperti macan tutul di Asia/ Afrika dan jaguar di
Amerika.
22. Bioma
hutan basah terdapat di daerah tropis yang basah dengan curah hujan yang tinggi
dan tersebar sepanjang tahun, serta mendapatkan sinar matahari yang cukup seperti
di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika Tengah, Asia Tenggara, dan Australia
Timur Laut. Pohon pada bioma ini dapat cepat dikenali dengan adanya kanopi
pada bagian atas pohon.
23. Bioma Hutan Gugur
1) Vegetasi yang hidup yaitu tumbuhan tropis yang dapat beradaptasi dengan
musim dan tumbuhan yang tumbuhnya tidak terlalu rapat.
2) Jenis hewan, seperti serigala, rusa, beruang, rubah, bajing, dan burung
pelatuk.
24. Bioma
hutan gugur terdapat di daerah beriklim kontinen sedang dengan musim dingin
yang keras, seperti di ujung selatan Benua Amerika, Amerika Serikat bagian
Timur, kepulauan Inggris, dan Australia
25. Curah
hujan di daerah ini berkisar antara 750 mm - 1.000 mm. daerah ini mempunyai 4
musim yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi.
26. Bioma Taiga
1) Vegetasi yang hidup umumnya berupa tumbuhan
konifer, misalnya: picea, alnus,
betula, dan juniperus.
2) Jenis hewan, misalnya moose, beruang hitam, ajag, dan marten.
27. Bioma
taiga terdiri dari jenis-jenis konifer. Bentuk daun dari tumbuhan ini seperti
jarum dan berlapis zat lilin untuk tahan terhadap kekeringan.Sebagian besar hutan
taiga didominasi oleh satu atau beberapa jenis pohon. Taiga adalah bioma
teristerial terbesar di atas bumi yang meluas dalam suatu wilayah yang lebar melintasi
Amerika Utara bagian Utara dan Eurasia hingga perbatasan selatan tundra Arktik.
28.
Bioma
Tundra
1) Vegetasi yang hidup umumnya berupa lumut dari jenis Sphagnum dan Lichenes (lumut
kerak).
2) Jenis hewan umumnya berbulu dan berambut tebal, seperti beruang, reider, walrus, seal, dan
pinguin.
29. Istilah
tundra bermakna dataran tanpa pepohonan. Suhu yang sangat dingin dan angin yang
sangat kencang menjadi faktor penentu tidak adanya pohon dan tumbuhan tinggi
lainnya di tundra Arktik dan di Alaska Tengah.
30. Tundra
menutupi luas yang sangat besar di Arktik, yaitu mencapai 20% permukaan tanah bumi.
Kecepatan angin yang tinggi dan suhu yang dingin menciptakan komunitas tumbuhan
yang sama, yang disebut tundra alpina.
31. Habitat
air terdiri atas : Habitat Air
Tawar,habitat laut, habitat pantai
32. Yang
termasuk habitat air tawar adalah sungai, kolam, danau, dan rawa.
1) Vegetasi yang hidup yaitu eceng gondok, teratai, dan aneka jenis alga.
2) Jenis hewan yaitu aneka jenis ikan tawar, seperti ikan mas, gurame, dan
sebagainya.
33. Penyesuaian
tumbuhan dalam air tawar berupa:
1) terbentuknya rongga udara besar yang dipisahkan oleh diafragma yang
berfungsi untuk menyimpan gas;
2) tumbuhan air biasanya tidak terdapat rambut akar, hal ini dimaksudkan
agar tumbuhan tidak menyerap air;
3) tumbuhan air pada umumnya terapung dan bobot tumbuhan air disangga oleh
airnya;
4) tumbuhan air memiliki daun yang sangat tipis dengan kloroplas di dalam
sel epidermisnya, hal ini berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan sinar
matahari untuk fotosintesis.
34. Tumbuhan
air tawar dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu:
1) jenis tumbuhan apung,
2) jenis daun apung,
3) jenis timbul,
4) jenis terendam.
Sedangkan penyesuaian hewan dalam air tawar berupa:
1) daya apung,
2) pengaturan osmosis,
3) pembiakan,
4) pemencaran.
35.
Habitat
Laut Habitat ini dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1) Fotik, ialah
daerah yang cukup mendapat cahaya.
a) Vegetasi yang hidup pada umumnya berupa jenis
rumput-rumputan.
b) Jenis hewan, misalnya aneka ragam ikan dan
udang-udangan.
2) Afotik, ialah
daerah yang kurang mendapat cahaya.
Di wilayah ini organisme yang hidup berupa phytoplankton dan zooplankton atau hewan
Hewan berukuran kecil, misalnya bentos
36. Habitat
Pantai
1.Vegetasi yang hidup cirinya yaitu tumbuh: menjalar
dengan geragih yang panjang, berakar besar,
contohnya ubi, rumput angin, pandan pantai, bakung
pantai, dan sebagainya.
Komentar
Posting Komentar