PERENCANAAN TUJUAN PEMBELAJARAN IPS klas 9 tema 4 BERDASARKAN KD KURIKULUM 2013
PERENCANAAN TUJUAN PEMBELAJARAN
BERDASARKAN KD KURIKULUM 2013
Mata
Pelajaran :
IPS
Kelas /
Semester : IX (sembilan)
|
No |
Kompetensi
Pengetahuan |
Kompetensi
Ketrampilan |
|
1 |
3.1. Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang
negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia
dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi,
sosial, pendidikan dan politik. |
4.1. Menyajikan hasil telaah tentang perubahan
keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia dan pengaruhnya
terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial,
pendidikan dan politik |
|
2 |
3.2. Menganalisis perubahan kehidupan sosial budaya Bangsa
Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan
kebangsaan. |
4.2. Menyajikan hasil analisis tentang perubahan
kehidupan sosial budaya Bangsa Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan kebangsaan. |
|
3 |
3.3. Menganalisis ketergantungan antarruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga,
pasar) dan pengaruhnya terhadap migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial dan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, dan kesejahteraan
masyarakat. |
4.3. Menyajikan hasil analisis tentang ketergantungan antarruang
dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar) dan pengaruhnya terhadap
migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial dan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, dan
kesejahteraan masyarakat. |
|
4 |
3.4. Menganalisis kronologi, perubahan dan kesinambungan ruang (geografi s, politik, ekonomi, pendidikan, sosial,
budaya) dari awal kemerdekaan sampai awal
reformasi. |
4.4. Menyajikan hasil analisis kronologi, perubahan dan
kesinambungan ruang (geografis, politik, ekonomi, pendidikan, sosial,
budaya) dari awal kemerdekaan sampai awal reformasi. |
|
5 |
|
|
|
6 |
|
|
|
7 |
|
|
|
8 |
|
|
|
9 |
|
|
|
10 |
|
|
|
11 |
|
|
|
12 |
|
|
|
13 |
|
|
|
14 |
|
|
Simpulan: Jml Pasangan Kompetensi = 4 pasang
Kompetensi
Pengetahuan = 4 tujuan
Kompetensi Ketrampilan = 4 tujuan
Jumlah Keseluruhan = 8 tujuan
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Mata
Pelajaran : IPS
Kelas /
Semester : IX(sembila
|
No |
Tujuan Pembelajaran |
Indikator |
Kegiatan Belajar Mengajar |
Durasi Waktu |
Pertemuan ke |
|
|
1 |
(Diambil dari
KD) 3.1. Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang
negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia
dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi,
sosial, pendidikan dan politik. |
Taksonomi |
(PBL) |
2 x 40 |
1 |
|
|
2 |
3.2. Menganalisis perubahan kehidupan sosial budaya Bangsa
Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan
kebangsaan. |
2 x 40 |
2 |
|||
|
3 |
3.3. Menganalisis ketergantungan antarruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga,
pasar) dan pengaruhnya terhadap migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial dan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, dan kesejahteraan
masyarakat. |
|
|
|||
|
4 |
3.4. Menganalisis kronologi, perubahan dan
kesinambungan ruang (geografis, politik, ekonomi, pendidikan, sosial,
budaya) dari awal kemerdekaan sampai awal
reformasi. |
Taksonomi
Anderson dan Krathwohl Dipertunjukkan
video penjajahan,siswa dapat : (1). Memecah informasi Situasi kondisi
kekalahan Jepang dan kekosongan kekuasaan penjajahan di Indonesia (2) Kemampuan mengkorelasi
untuk mengambil momentum yang tepat
dalam memproklamirkan Indonesia atas kevakuman kekuasaan pemerintahan
di Indonesia |
1. Siswa
menyaksikan tayangan video masa
penjajahan 2. Siswa
mencari masalah berdasarkan video
secara individual 3. Siswa
mendiskusikan masalah secara berkelompok 4. Siswa
menyelidiki penyebab , solusi akar masalah sisiwa secara berkelompok |
2 x 40 |
1 |
|
|
5 |
|
Dipertunjukkan
video penjajahan , siswa dapat : (3)
Menentukan rumusan dasar negara sebagai persiapan dalam sistem pemerintahan
indonesia merdeka (4)
Mengorganisasikan ide para tokoh tua dan muda dalam sistem pemerintahan |
5.Siswa menyajikan diskusi dan mengembangkan hasil dengan menerima
saran. 6. Siswa
melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah |
2 x 40 |
2 |
|
|
6 |
|
Menganalisis, termasuk dalam kemampuan ini adalah memecah-mecah
informasi menjadi beberapa bagian, kemampuan untuk mengeksplorasi
hubungan/korelasi atau membandingkan antara dua hal atau lebih, menentukan
keterkaitan antarkonsep, atau mengorganisasikan beberapa ide dan/ atau
konsep. |
|
|
|
|
|
7 |
|
|
|
|
|
|
|
8 |
|
|
|
|
|
|
|
9 |
|
|
|
|
|
PENYUSUNAN TUJUAN PEMBELAJARAN
ANALISIS KD
Mata
Pelajaran :
ilmu
Pengetahuan Sosial
Kelas /
Semester : 9/genap
|
No |
Kompetensi Dasar |
Kompetensi |
Lingkup Materi |
Tujuan Pembelajaran |
|
1 |
3.1. Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang
negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia
dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi,
sosial, pendidikan dan politik. |
|
|
|
|
2 |
3.2. Menganalisis perubahan kehidupan sosial budaya Bangsa
Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan
kebangsaan. |
|
|
|
|
3 |
3.3. Menganalisis ketergantungan antarruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga,
pasar) dan pengaruhnya terhadap migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial dan ekonomi, pekerjaan,
pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. |
|
|
|
|
4 |
3.4. Menganalisis kronologi, perubahan dan kesinambungan
ruang (geografis, politik, ekonomi, pendidikan, sosial, budaya) dari awal
kemerdekaan sampai awal reformasi. |
Menganalisis |
- Kolonialisme
di Indonesia |
peserta
didik diharapkan dapat melakukan hal-hal sebagai berikut. 1. Membuat
diagram road map (C4) perjalanan
panjang sejarah kolonialisme di Indonesia dalam bentuk laporan
kesimpulan secara berkelompok yang akan dipresentasikan
di depan kelas guna meningkatkan keberanian
dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia. |
|
5 |
|
|
- Modernisasi yang terjadi di Indonesia dibidang
kebudayaan |
peserta
didik diharapkan dapat melakukan hal-hal sebagai berikut. 2. Menyimpulkan
bentuk
dan dampak modernisasi
yang terjadi di Indonesia terutama di bidang kebudayaan pasca kemerdekaan Indonesia dan upaya untuk tetap menjaga pewarisan budaya yang menjadi
jati diri bangsa melalui pengamatan di
sekitar tempat tinggalnya dengan cara membuat
makalah secara berkelompok agar dapat merasakan kebanggaan terhadap budaya lokal dan nasional. |
|
6 |
|
|
|
|
|
7 |
|
|
|
|
|
8 |
|
|
|
|
|
9 |
|
|
|
|
|
10 |
|
|
|
|
|
11 |
|
|
|
|
|
12 |
|
|
|
|
|
13 |
|
|
|
|
Keterangan warna:
Profil pelajar Pancasila : warna merah
Elemen Pemahaman konten : warna biru
Elemen Keterampilan
Proses : warna
hijau
Prdfil
Pancasila
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia.
2. Berkebinekaan global.
3. Bergotong-royong.
4. Mandiri.
5. Bernalar kritis.
6. Kreatif.
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMP Al Aqwiya
Mata Pelajaran
: IPS
Kelas/Semester
: 9/genap
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
A.Kompetensi Dasar : . 3.4. Menganalisis kronologi, perubahan dan kesinambungan
ruang (geografi s, politik, ekonomi, pendidikan, sosial, budaya) dari awal
kemerdekaan sampai awal reformasi.
B.Tujuan Pembelajaran
peserta didik diharapkan dapat melakukan hal-hal sebagai
berikut.
1. Membuat diagram road map perjalanan
panjang sejarah kolonialisme di Indonesia dalam bentuk laporan kesimpulan
secara berkelompok yang akan dipresentasikan di depan kelas guna meningkatkan
keberanian dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
2. Menyimpulkan
bentuk dan dampak modernisasi yang terjadi di Indonesia
terutama di bidang kebudayaan pasca kemerdekaan
Indonesia dan upaya untuk tetap menjaga
pewarisan budaya yang menjadi jati diri bangsa melalui pengamatan di
sekitar tempat tinggalnya dengan cara membuat makalah secara berkelompok agar
dapat merasakan kebanggaan terhadap budaya lokal dan nasional
C.Materi
Pembelajaran
1. Masa Kemerdekaan (1945–1950)
a. Proklamasi Kemerdekaan
b. Terbentuknya Negara Kesatuan Republik
Indonesia
c. Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
d. Perkembangan Politik Indonesia pada Masa
Kemerdekaan
e. Perkembangan Ekonomi Indonesia pada Masa
Kemerdekaan
f. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa
Kemerdekaan
2. Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)
a. Perkembangan Politik
b. Perkembangan Ekonomi
c. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa
Demokrasi Parlementer
3. Masa Demokrasi Terpimpin (1959 – 1965)
a. Perkembangan Politik
b. Perkembangan Ekonomi
c. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa
Demokrasi Terpimpin
4. Masa Orde Baru (1966 – 1998)
a. Perkembangan Politik
b. Perkembangan Ekonomi
c. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa
Orde Baru
5. Masa Reformasi (1998 - Sekarang)
a. Perkembangan Politik
b. Perkembangan Ekonomi
c. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Reformasi
D.Metode/Proses Pembelajaran
Pendekatan dan Model Pembelajaran
·
Pendekatan :
Saintifik
·
Model Pembelajaran : Discovery Learning Problem, Problem Based
Learning (PBL)
Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
·
Kurikulum K-13 dan perangkatnya
·
Pedoman Khusus Pengembangan Silabus K-13 SMP
·
Modul Buku Siswa
·
Buku-buku penunjang yang relevan
·
LCD Proyektor
·
Gambar/foto bentuk muka bumi
·
Internet
E.Langkah-langkah Kegiatan
Pembelajaran
a). Pendahuluan
1.
Peserta didik dan guru mengucapkan salam
2.
Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah dipelajari oleh
peserta didik yang berkaitan dengan
materi yang akan dipelajari.
3.
Guru menyampaikan informasi tentang topik dan tujuan pembelajaran yang akan
dipelajari
b). Kegiatan Inti
1. Mengamati
a.
Peserta didik mengamati fenomena yang terjadi berupa (gambar, foto, slide,
video) mengenai perubahan dan perkembangan dimulai masa kemerdekaan, masa
demokrasi terpimpin, masa parlementer, masa demokrasi, dan masa orde baru dan
masa reformasi.
b.
Berdasarkan hasil pengamatan peserta didik diminta mendiskusikan dalam kelompok
tentang hal-hal yang ingin diketaahui dari hasil pengamatan, kemudian diminta
dituliskan di
dalam
buku catatan.
c.
Wakil dari kelompok diminta menuliskan di papan tulis tentang hal-hal yang
ingin diketahui
dari
hasil pengamatan.
2.
Menanya
a. Peserta didik diminta merumuskan pertanyaan dari
hal-hal yang ingin diketahui dari hasil
pengamatan, misalnya, “apa penyebab terjadinya perubahan
politik pada pemerintahan Indonesia ?
b. Wakil dari peserta didik diminta menuliskan pertanyaan
yang telah dirumuskan di papan tulis.
3.
Mengumpulkan data atau informasi
Peserta didik
diminta mengumpulkan informasi/ data yang relevan terkait dengan pertanyaan
yang telah dirumuskan dari berbagai sumber, seperti: membaca Buku Siswa,
mencari informasi dari berbagai situs di internet, wawancara dengan
narasumber/pakar yang ahlinya.
4.
Menganalisis Data
Peserta didik diminta menganalisis data/informasi untuk
menjawab pertanyaan dan membuat simpulan dari jawaban atas pertanyaan.
5.
Mengomunikasikan
Peserta
didik menyampaikan kesimpulannya secar lisan atau tertulis, misalnya, melalui
presentasi kelompok, diskusi, dan tanya jawab.
c). Penutup
1. Peserta didik diminta untuk meningkatkan pemahamannya
mengenai materi yang telah dipelajari dari buku-buku pelajaran atau sumber
informasi lain yang relevan.
2. Guru dapat memberitahukan situs-situs di internet yang
terkait dengan konsep, prinsip, atau teori yang telah dipelajari oleh peserta
didik dan kemudian meminta peserta didik untuk mengaksesnya.
3. Peserta didik diberi pesan-pesan moral oleh guru
4. Peserta didik diberi informasi tentang pembelajaran
pertemuan berikutnya.
E. Teknik Penilaian
1. Penilaian Kompetensi
Sikap Spiritual
|
No |
Teknik |
Bentuk Instrumen |
Butir Instrumen |
Waktu Pelaksanaan |
Keterangan |
|
1 |
Observasi |
Jurnal |
Terlampir |
Saat pembelajaran
berlangsung |
Penilaian untuk pencapaian pembelajaran (assessment
forand of learning) |
|
2 |
Penilaian Diri |
|
Terlampir |
Saat pembelajaran
usai |
Penilaian sebagai
Pembelajaran (assessment aslearning) |
|
3 |
Penilaian antar tema |
|
Terlampir |
Setelah
pembelajaran usai |
Penilaian sebagai
pembelajaran (assessment aslearning) |
2. Penilaian Kompetensi
Sikap Sosial
|
No |
Teknik |
Bentuk Instrumen |
Butir Instrumen |
Waktu Pelaksanaan |
Keterangan |
|
1 |
Observa si |
Jurnal |
Terlampir |
Saat pembelajaran
berlangsung |
Penilaian untuk dan
pencapaian pembelajaran (assessment
forand of learning) |
|
2 |
Penilaian Diri |
|
Terlampir |
Saat pembelajaran
usai |
Penilaian
sebagai Pembelajaran(assessment aslearning) |
|
3 |
Penilaian antar tema |
|
Terlampir |
Setelah
pembelajaran Usai |
Penilaian sebagai
pembelajaran (assessment aslearning) |
3. Penilaian Kompetensi
Pengetahuan
|
No |
Teknik |
Bentuk Instrumen |
Butir Instrumen |
Waktu Pelaksanaan |
Keterangan |
|
1 |
Lisan |
Pertanyaan (lisan) dengan jawaban terbuka |
Terlampir |
Saat pembelajaran
berlangsung |
Penilaian untuk
pembelajaran (assessment for
learning) |
|
2 |
Penugasan |
Pertanyaan dan/atau tugas tertulis berbentuk esei, pilihan ganda, benar-
salah, menjodohkan, isian, dan/atau lainnya |
Terlampir |
Saat pembelajaran
berlangsung |
Penilaian untuk
pembelajaran (assessment for learning)
dan sebagai pembelajaran (assessment as learning) |
|
3 |
Tertulis |
Pertanyaan dan/atau tugas tertulis berbentuk esai, pilihan ganda, benar-
salah, menjodohkan, isian, dan/atau lainnya |
Terlampir |
Setelah
pembelajaran usai |
Penilaian
pencapaian pembelajaran (assessment of learning) |
|
4 |
Portofolio |
Sampel pekerjaan terbaik hasil dari penugasan atau tes tertulis |
Terlampir |
Saat pembelajaran usai |
Data untuk
penulisan deskripsi pencapaian pengetahuan
(assessment of learning) |
4. Penilaian Kompetensi
Keterampilan
|
No |
Teknik |
Bentuk Instrumen |
Butir Instrumen |
Waktu Pelaksanaan |
Keterangan |
|
1 |
Praktik |
Tugas (keterampilan) |
Terlampir |
Saat pembelajaran berlangsung dan/atau setelah usai |
Penilaian untuk, sebagai, dan/atau
pencapaian |
|
2 |
Produk |
Tugas (keterampilan) |
Terlampir |
Saat pembelajaran berlangsung dan/atau setelah usai |
pembelajaran (assessment for, as,
and of learning) |
|
3 |
Proyek |
Tugas besar |
Terlampir |
Selama atau usai pembelajaran berlangsung |
Penilaian untuk, sebagai, dan/atau
pencapaian |
|
4 |
Portofolio |
Sampel produk terbaik dari tugas atau proyek |
Terlampir |
Saat pembelajaran usai |
pembelajaran (assessment for, as,
and of learning) |
- Pembelajaran Remedial
dan Pengayaan
a.
Remedial
v Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum
mencapai KKM maupun kepada peserta didik yang sudah melampui KKM. Remidial
terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai KKM dan remedial
karena belum mencapai Kompetensi Dasar
v Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum
mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru akan memberikan tugas bagi
peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriterian Ketuntasan Minimal), misalnya
sebagai berikut.
© Peserta didik yang belum
menguasai materi akan dijelaskan kembali oleh guru materi Guru akan melakukan
penilaian kembali dengan soal yang sejenis. Remedial dilaksanakan pada waktu
dan hari tertentu yang disesuaikan contoh: pada saat jam belajar, apabila masih
ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).
v Tulis kegiatan pembelajaran remedial antara lain dalam
bentuk:
Ć pembelajaran ulang
Ć bimbingan perorangan
Ć belajar kelompok
Ć pemanfaatan tutor sebaya
bagi
peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
b.
Pengayaan
v Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik
mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang
telah tuntas mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
v Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai
kesepakatan dengan peserta didik.
v Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran
yang membutuhkan pengembangan lebih luas misalnya
© Peserta didik yang sudah
menguasai materi mengerjakan soal pengayaan yang telah disiapkan
oleh guru berupa
pertanyaan-pertanyaan pilihan
ganda dalam buku panduan guru. Guru mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi
peserta didik yang berhasil dalam pengayaan
v Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang
sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk
perluasan dan/atau pendalaman materi (kompetensi) antara lain dalam bentuk
tugasmengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi, meringkas
buku-buku referensi dan mewawancarai narasumber..
Langgongsari 15
Juli 2022
Mengetahui
Kepala
SMP Al Aqwiya Guru Mata Pelajaran
Zaenurrohman,S.Pd Supriyanto,SH,MH
Kata
Kerja Operasional
TAKSONOMI
ANDERSON DAN KRATHWOHL
Anderson
dan Krathwohl mengelompokkan kemampuan kognitif menjadi tahapan-tahapan berikut
ini, dengan urutan dari kemampuan yang paling dasar ke yang paling tinggi
sebagai berikut:
1. Mengingat, termasuk di dalamnya mengingat kembali
informasi yang telah dipelajari, termasuk definisi, fakta-fakta, daftar urutan,
atau menyebutkan kembali suatu materi yang pernah diajarkan kepadanya.
2. Memahami, termasuk di dalamnya menjelaskan ide atau
konsep seperti menjelaskan suatu konsep menggunakan kalimat sendiri, menginterpretasikan
suatu informasi, menyimpulkan, atau membuat parafrasa dari suatu bacaan.
3. Mengaplikasikan, termasuk di dalamnya menggunakan
konsep, pengetahuan, atau informasi yang telah dipelajarinya pada situasi
berbeda dan relevan
4. Menganalisis, termasuk dalam kemampuan ini adalah
memecah-mecah informasi menjadi beberapa bagian, kemampuan untuk mengeksplorasi
hubungan/korelasi atau membandingkan antara dua hal atau lebih, menentukan
keterkaitan antarkonsep, atau mengorganisasikan beberapa ide dan/ atau konsep.
5. Mengevaluasi, termasuk kemampuan untuk membuat
keputusan, penilaian, penilaian mengajukan kritik dan rekomendasi yang
sistematis.
6. Menciptakan, yaitu merangkaikan berbagai elemen
menjadi satu hal baru yang utuh, melalui proses pencarian ide, evaluasi
terhadap hal/ide/benda yang ada sehingga kreasi yang diciptakan menjadi salah
satu solusi terhadap masalah yang ada. Di dalamnya termasuk kemampuan
memberikan nilai tambah terhadap suatu produksi yang sudah ada.
TAKSONOMI
TIGHE DAN WIGGINS
- Penjelasan
(explanation): mendeskripsikan suatu ide dengan kata-kata sendiri,
membangun hubungan, mendemonstrasikan hasil kerja, menjelaskan alasan, dan
menjelaskan sebuah teori menggunakan data.
- Interpretasi:
menerjemahkan cerita, karya seni, atau situasi. Interpretasi juga berarti
memaknai sebuah ide, perasaan atau sebuah hasil karya dari satu media ke
media lain.
- Aplikasi:
menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mengenai sesuatu
dalam situasi yang nyata atau sebuah simulasi (menyerupai kenyataan).
- Perspektif:
melihat suatu hal dari sudut pandang yang berbeda, peserta didik dapat
menjelaskan sisi lain dari sebuah situasi, melihat gambaran besar, melihat
asumsi yang mendasari suatu hal, dan memberikan kritik.
- Empati:
menaruh diri di posisi orang lain. Merasakan emosi yang dialami oleh pihak
lain dan/atau memahami pikiran yang berbeda dengan dirinya.
- Pengenalan
diri atau refleksi diri: memahami diri sendiri; yang menjadi kekuatan,
area yang perlu dikembangkan, serta proses berpikir dan emosi yang terjadi
secara internal
TAKSONOMI
MARZANO
Tingkat
1: mengenali dan mengingat kembali (retrieval). Proses mengingat kembali
(retrieval) informasi dalam batas mengidentifikasi sebuah informasi secara
umum. Kemampuan yang termasuk dalam tingkat 1 ini adalah kemampuan menentukan
akurasi suatu informasi dan menemukan informasi lain yang berkaitan.
Tingkat
2: pemahaman. Proses pemahaman dalam sistem kognitif berfungsi untuk
mengidentifikasi atribut atau karakteristik utama dalam pengetahuan.
Berdasarkan Taksonomi Baru, pemahaman melibatkan dua proses yang saling
berkaitan, yaitu integrasi dan simbolisasi.
Tingkat
3: analisis. Analisis dalam Taksonomi Marzano melibatkan perluasan pengetahuan
yang logis (masuk akal). Analisis yang dimaksud bukan hanya mengidentifikasi
karakteristik penting dan tidak penting, tetapi analisis juga mencakup generasi
informasi baru yang belum diproses oleh seseorang. Ada lima proses analisis:
(1) mencocokkan, (2) mengklasifikasikan, (3) menganalisis kesalahan, (4)
menyamaratakan, dan (5) menspesifikasikan.
Tingkat
4: pemanfaatan pengetahuan. Proses pemanfaatan pengetahuan digunakan saat
seseorang ingin menyelesaikan tugas tertentu. Contohnya, ketika seorang
insinyur ingin menggunakan pengetahuannya tentang prinsip Bernoulli untuk
menyelesaikan sebuah masalah mengenai daya angkat dalam desain jenis pesawat
baru. Tugas sulit seperti ini adalah tempat di mana pengetahuan dianggap
berguna bagi seseorang. Di Taksonomi Marzano, ada empat kategori umum
pemanfaatan pengetahuan: (1) pengambilan keputusan, (2) penyelesaian masalah,
(3) percobaan, dan (4) penyelidikan.
Tingkat
5: metakognisi. Sistem metakognisi berfungsi untuk memantau, mengevaluasi, dan
mengatur fungsi dari semua jenis pemikiran lainnya. Dalam Taksonomi Marzano,
ada empat fungsi dari metakognisi: (1) menetapkan tujuan, (2) memantau proses,
(3) memantau kejelasan, dan (4) memantau ketepatan.
Tingkat
6: sistem diri. Sistem diri menentukan apakah seseorang akan melakukan atau
tidak melakukan sesuatu tugas. Sistem diri juga menentukan seberapa besar
tenaga yang akan digunakan untuk mengerjakan tugas tersebut. Ada empat jenis
dari sistem diri yang berhubungan dengan Taksonomi Marzano: (1) memeriksa
kepentingan, (2) memeriksa kemanjuran, (3) memeriksa respon emosional, dan (4)
memeriksa motivasi secara keseluruhan.
SINTAK
PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
- Orientasi
masalah
- Pengorganisasian
kelas
- Penyelidikan
materi baik mandiri maupun kelompok
- Menyajikan
dan mengembangkan hasil
- Analisis
dan evaluasi proses pemecahan masalah
SINTAK
PROJECT BASED LEARNING (PjBL)
- Penyiapan
pertanyaan
- Mendesain
perencanaan project
- Menyusun
jadwal Kegiatan
- Pelaksanaan
kegiatan
- Monitoring
kegiatan
- Pengujian
hasil
- Evaluasi
SINTAK
DISCOVERY LEARNING
- Pemberian
rangsangan
- Pernyataan
masalah
- Pengumpulan
data
- Pengolahan
data
- Verifikasi
hasil olah data
- Pengambilan
simpulan
SINTAK
INQUIRY LEARNING (IL)
- Observasi
- Merumuskan
masalah
- Mengajukan
hipotesa
- Mengumpulkan
data
- Menganalisis
data
- Mengambil
simpulan
Komentar
Posting Komentar