PENILAIAN TENGAH SEMESTER EKONOMI KLAS XI 2023
PENILAIAN TENGAH SEMESTER
EKONOMI KLAS XI 2023
1.
Tabel 1. Ilustrasi Penghitungan Angka Indeks Harga
|
NO |
NAMA BARANG |
HARGA 2017 (RP) |
HARGA 2018 (RP) |
|
1 |
BERAS 1KG |
10.000 |
12.000 |
|
2 |
MINYAK GORENG 1 LITER |
12.500 |
13.000 |
|
3 |
TELOR AYAM 1 KG |
23.000 |
24.000 |
|
4 |
GULA 1 KG |
14.000 |
15.000 |
|
5 |
CABAI MERAH KERITING 1 KG |
60.000 |
64.000 |
|
6 |
BAWANG MERAH 1 KG |
35.000 |
32.000 |
|
|
Ī£(TOTAL) |
154.500 |
160.000 |
a. Angka Indeks Harga (Price=P)
IA =
Keterangan:
IA = indeks harga yang tidak
ditimbang
Pn = harga yang dihitung angka
indeksnya
Po= harga pada tahun dasar
Berapakah angka indeks harga pada tahun 2018 ? (Gunakan
rumus poin A)
Jawab
........................................................................................
2.
Tabel 2. Ilustrasi Penghitungan Angka Indeks Kuatitas
|
NO |
NAMA BARANG |
Kuantitas 2017 |
Kuantitas 2018 |
|
1 |
Beras (kg) 10.000 11.000 |
10.000 |
11.000 |
|
2 |
Minyak Goreng (liter) |
500 |
600 |
|
3 |
Telur Ayam (kg) |
1.000 |
1.500 |
|
4 |
Gula |
5.000 |
6.000 |
|
5 |
Cabe merah keriting |
4.000 |
5.000 |
|
6 |
Bawang merah |
6.000 |
6.500 |
|
|
Ī£ (total) |
26.500 |
30.600 |
Berapakah indeks Kuantitas tahun 2018 ? (gunakan rumus
poin A)
Jawab
.......................................................................
3. Kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) setiap tahun
menjadi salah satu faktor
meningkatnya harga jual barang/jasa karena …
a. produsen akan menekan biaya
lainnya untuk mendapatkan keuntungan yang sama
seperti tahun sebelumnya.
b.
produsen akan menurunkan kualitas barang/jasa untuk mendapatkan keuntungan yang
sama seperti tahun sebelumnya.
c. produsen akan menaikkan harga
jual karena kenaikan biaya produksi untuk
mendapatkan keuntungan yang sama
seperti tahun sebelumnya.
d. produsen memiliki alasan untuk menaikkan
harga jual setiap tahun karena kenaikan
UMR untuk mendapatkan keuntungan
lebih banyak.
e. produsen akan menaikkan harga
jual barang/jasa sesuai dengan kenaikan daya beli
konsumen.
4. Kenaikan harga barang/jasa yang dikenal dengan inflasi
terjadi bila …
a. kenaikan harga satu atau beberapa
barang/jasa yang disertai dengan penurunan
daya beli uang.
b. kenaikan harga sekelompok
barang/jasa untuk kurun waktu yang bersifat sementara.
c. kenaikan harga sekelompok
barang/jasa yang tidak disertai dengan penurunan daya
beli uang.
d. kenaikan permintaan terhadap satu
jenis barang/jasa yang diikuti dengan peningkatan
penawaran.
e. peningkatan jumlah uang yang
beredar yang diikuti dengan peningkatan ketersediaan
barang/jasa di pasar
5. Pemerintah memiliki kepentingan untuk menjaga tingkat
inflasi karena …
a. nilai dan kepercayaan terhadap
uang akan berkurang.
b. menumbuhkan kesadaran menabung
masyarakat.
c. mendapatkan keuntungan dengan
transaksi valuta asing.
d. membuat kenaikan harga
barang/jasa dapat diprediksi.
e. menarik bagi investor dan
menambah kesempatan kerja.
6. Di Indonesia, data mengenai inflasi dapat dilihat
melalui Indeks Harga Konsumen (IHK)
yang dikeluarkan oleh BPS yang
berguna untuk …
a. menggambarkan kenaikan/penurunan
permintaan di daerah tertentu.
b. menggambarkan kenaikan/penurunan
harga dari waktu ke waktu.
c. menggambarkan pola konsumsi suatu
masyarakat.
d. menggambarkan ketersediaan
barang/jasa di pasar.
e. menggambarkan kemakmuran
masyarakat.
7. Inflasi bagi orang yang berpendapatan tetap akan
menyebabkan …
a. daya beli tetap karena
penghasilan tetap.
b. daya beli tetap karena kebutuhan
tetap.
c. daya beli berkurang karena harga
barang/jasa tetap.
d. daya beli berkurang karena
pendapatan riil berkurang.
e. daya beli berkurang karena
kebutuhan meningkat.
8. Inflasi gabungan di 82 kota di Indonesia yang disurvei
oleh BPS didapatkan data inflasi
tahun 2014 sebesar 8,36%, tahun 2015
sebesar 3,35%, tahun 2016 sebesar 3,02%, dan
tahun 2017 sebesar 3,15% yang masuk
kategori …
a. infl asi sangat ringan
b. infl asi ringan
c. infl asi sedang
d. infl asi berat
e. infl asi sangat berat
9. Indonesia pernah mengalami infl asi 54,54% selama
Januari s.d. Agustus 1998 yang
masuk kategori …
a. infl asi sangat ringan
b. infl asi ringan
c. infl asi sedang
d. infl asi berat
e. infl asi sangat berat
10. Angka Indeks adalah ukuran yang digunakan untuk
menentukan tingkat infl asi. Jumlah
kebutuhan akan barang dan jasa tidak
berubah, sehingga faktor penimbang jumlah pada
tahun dasar menjadi dasar
penghitungan indeks harga …
a. agregatif sederhana.
b. agregatif tertimbang.
c. Laypeyres.
d. Passche.
e. Irving Fisher.
11. Infl asi yang disebabkan oleh bertambahnya permintaan
masyarakat disebut …
a. domestic infl ation.
b. expectation infl ation.
c. demand pull infl ation.
d. cosh push infl ation.
e. supply infl ation.
12. Penghitungan indeks harga menggunakan metode
agregatif sederhana jarang digunakan
karena …
a. memperhitungkan konversi harga
dalam ukuran yang sama.
b. menjadikan jumlah barang/jasa
tahun dasar sebagai penimbang.
c. menjadikan harga barang/jasa
tahun dasar sebagai penimbang.
d. memperhitungkan tingkat konsumsi
setiap barang/jasa.
e. memperhitungkan keseragaman
satuan harga setiap barang.
13. Pemerintah mengendalikan infl asi melalui kebijakan
moneter yang dikeluarkan oleh …
a. Kementerian Keuangan.
b. Bank Indonesia.
c. Dirjen Pajak.
d. Otoritas Jasa Keuangan.
e. Lembaga Penjamin Simpanan.
14. Keberhasilan kebijakan moneter ditandai dengan …
a. masyarakat cenderung menyimpan
uang dalam valuta asing.
b. uang beredar lebih banyak dari
jumlah barang/jasa yang tersedia.
c. lebih menguntungkan impor karena
biaya produksi dalam negeri lebih mahal.
d. tercipta lapangan kerja baru
akibat peningkatan investasi.
e. harga barang tetap karena permintaan
yang tetap
15. Tight money policy atau kebijakan mengurangi jumlah
uang beredar dilakukan dengan cara …
a. menurunkan cadangan kas.
b. menjual SBI (Sertifi kat Bank
Indonesia).
c. menurunkan tingkat suku bunga.
d. memberikan kelonggaran kredit.
e. membayar hutang yang jatuh tempo.
16. Kebijakan menggunakan Rupiah untuk seluruh transaksi
yang dilakukan di Indonesia
merupakan penerapan instrumen
moneter …
a. operasi pasar terbuka.
b. kebijakan diskonto.
c. pembatasan kredit.
d. menaikkan cadangan kas.
e. moral persuasion.
17. Kebijakan bank sentral untuk menaikkan atau
menurunkan suku bunga disebut …
a. operasi pasar terbuka.
b. kebijakan diskonto.
c. pembatasan kredit.
d. menaikkan cadangan kas.
e. moral persuasion.
18. Penggagas teori yang menyatakan jumlah uang beredar
berhubungan dengan tingkat
harga adalah …
a. Irving Fisher.
b. David Ricardo.
c. Alfred Marshall.
d. John Maynard Keynes.
e. Laspeyres.
19. Seseorang pada dasarnya menyimpan uang untuk tujuan
transaksi, yang artinya …
a. uang dibutuhkan untuk
mengantisipasi kejadian di masa depan.
b. uang digunakan untuk mendapatkan
keuntungan.
c. untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari.
d. untuk menghadapi kejaidan yang
tidak terduga.
e. untuk memenuhi kebutuhan investasi.
20. Kebijakan fi skal merupakan kebijakan yang
berhubungan dengan …
a. penerimaan dan pengeluaran
pemerintah.
b. pengendalian nilai tukar Rupiah.
c. jumlah uang yang beredar.
d. penetapan suku bunga pinjaman.
e. pengendalian harga
Komentar
Posting Komentar